Buku dengan judul Kewarganegaraan Demokratis, Dalam Sorotan Filsafat Politik coba membedah persoalan seputar konsep kewarganegaraan modern. Secara historis konsep negara modern adalah jawaban atas pluralitas budaya dan agama. Di Eropa konsep ini memberikan solusi atas perang antaragama yang melanda hampir seluruh Eropa pada abad ke- 1 7 dan mengakhiri teokrasi Abad Pertengahan. Wawasan pemb…
Buku ini dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama membahas tentang SEJARAH ILMU yaitu ilmu dalam peradaban zaman kuno dan abad tengah, ilmu dalam peradaban Islam, India, Cina dan Jepang, Pencipta Ilmu Eropa, Ilmu di zaman revolusi dan zaman matangnya ilmu-ilmu. Bagian kedua membahas tentang FILSAFAT ILMU yaitu pendekatan umum filsafat ilmu, konseptualisasi dan metodologi ilmu, isu-isu yang leb…
Buku tentang logika dalam kepustakaan berbahasa Indonesia amat langka. Keadaan ini sangat gawat, kalau kita insaf bahwa berfikir logis, kritis, dan praktis merupakan syarat mutlak dari tuntutan kehidupan modern. Kemampuan intelektual semacam itu merupakan sesuatu yang inheren dengan modernitas. Buku pegangan ini memperkenalkan tiga bentuk logika dasar: logika tradisional dari Mahzab Aristoteles…
Logika sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan manusia berpikir rasional, kritis, lurus, tepat, tertib, metodis dan koheren. Di samping itu juga berguna untuk meningkatkan kemampuan berpikir secara abstrak, cermat, dan objektif. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Bapak Logika, Aristoteles, logika benar-benar merupakan alat bagi seluruh ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, barang siapa mempe…
Selamat! Anda tengah memegang dan (akan) membaca buku yang akan membuka cakrawala baru tentang psikologi. Selama ini perkembangan psikologi melulu datang dari Barat (Eropa atau Amerika Utara). Oleh karena itu, para penulis sebagai ilmuwan psikologi mencoba menguak psikologi yang sangat Indonesia. Kegelisahan para ilmuwan psikologi ini dituangkan dalam belasan artikel ilmiah. Di dalam buku in…
Pengenalan diri merupakan suatu daya upaya seseorang untuk melihat kekuatan dan kelemahan yang ada pada diri sendiri untuk dapat merespon dengan tepat tuntutan yang muncul dari dalam maupun luar diri. Mengenal diri berarti memahami aspek-aspek yang ada pada dirinya, berupa fisik dan psikis, sosial, dan moral.
"Filsafat dapat didefinisikan sebagai refleksi rasional, kritis, dan radikal mengenai hal-hal mendasar dalam kehidupan. Refleksi rasional merupakan perenungan ilmiah yang tidak bersandar pada rasio atau akal dan penalaran. Filsafat merupakan “seni bertanya”, mempertanyakan apa pun tanpa tabu, mempertanyakan tentang apa yang ada (being) maupun yang mungkin ada, sehingga filsafat kerap juga d…