Semar itu bukan lelaki bukan wanita namun seperti lelaki seperti wanita Tersimpan dalam buah dadanya susu penderitaan para wanita Tak pernah Semar memikat wanita dengan senyum, karena dalam dirinya penderitaan wanita terkandung. Sekarang Semar suka mesem, Karena ia adalah Semar mendem.
100 kisah sederhana ini ditulis dengan gaya puisi untuk dijadikan renungan harian. Diangkat dari kehidupan konkret: tentang kebaikan dan kebesaran Allah, kejahatan dunia, pengolahan diri, kemurnian hati, dan lain-lain, semuanya untuk menemukan kebijaksanaan hidup.
Buku berbentuk bunga rampai ini berisi karya-karya pengarang Jawa megenai banyak sekali aspek kebudayaan Jawa. Misalnya tentang dukun, wanita ideal, hantu, cinta, lagu anak-anak atau yang berbentuk seni pertunjukan seperti ludruk, ketoprak dan wayang.