Sebagai sebuah karya yang tekun ditulis selama lebih dari 40 tahun, pembaca dapat melihat perkembangan Goenawan Mohamad dalam menulis. Dimulai dari Catatan Pinggir 1 tahun 1982 hingga Catatan Pinggir 12 yang terbit tahun 2017. Ada banyak hal yang ditulis Goenawan Mohamad dalam Catatan Pinggir. Bisa saja Caping berisi sesuatu yang sedang hangat dibicarakan. Tak jarang pula ia menulis hal-hal…
Kumpulan esai pendek di majalah Tempo September 1981 sampai Desember 1985, terdiri dari 203 judul esai. Satu judul esai rata-rata terdiri dari 450 kata, 3.500 characters. Catatan Pinggir dalam kurun waktu empat tahun itu mengangkat beragam topik, berbagai persoalan di masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri, baik kini maupun yang sudah lampau. Diawali dari “Sensor Itu, Ayatullah” (19 S…
Untuk Majalah Tempo, tiap minggu Goenawan Mohamad menulis "Catatan Pinggir". Rubrik "Catatan Pinggir" sebagai semacam komentar, tapi juga semacam gumam, seperti kalau kita berbicara sendiri atau mencoret-coretkan kalimat di kertas kosong di tengah suara orang ramai. Atau semacam marginalia: catatan-catatan yang kita torehkan di tepi halaman buku yang sedang kita baca. Dari situlah nama "Cata…
Rubrik "Catatan Pinggir" sebagai semacam komentar, tapi juga semacam gumam, seperti kalau kita berbicara sendiri atau mencoret-coretkan kalimat di kertas kosong di tengah suara orang ramai. Atau semacam marginalia: catatan-catatan yang kita torehkan di tepi halaman buku yang sedang kita baca. Dari situlah nama "Catatan Pinggir" sebenarnya ditemukan: percikan pikiran pendek dan cepat di antara l…
Konsili Vatikan Kedua sudah menjadi satu moment penting dalam sejarah Gereja Katolik modern. Konsili ini dicetuskan dan dibuka oleh Paus Yohanes XXIII dan sudah meletakan dasar-dasar pembaruan bagi Gereja Katolik. Namun, apakah dasar itu sungguh bergema dalam praktik Gereja selanjutnya. Kini, setelah empat puluh tahun dimulainya Konsili itu, perlu dibuat sebuah refleksi kritis. Buku ini menampi…