Buku ini merupakan kumpulan esai Louis Dupré yang berusaha menjelaskan persoalan perenial agama dalam kajian filsafat dan teologi atau yang secara bebas bergerak di antara keduanya. Karya ini dibagi ke dalam tiga bagian. Bagian pertama tentang pemahaman terhadap hakikat kebenaran dengan berbagai pendekatan, yang biasanya tidak terlepas dari pendekatan koherensi dan korespondensinya. Bagian…
Lembaga Biblika Indonesia (LBI) hadir sebagai salah satu manifestasi semangat pembaruan Gereja Katolik yang diembuskan oleh Konsili Vatikan II (1963-1965), terutama dalam semangat membaca, mendalami, dan mempelajari Kitab Suci dengan benar dan berkualitas. Konstitusi Dogmatis tentang Wahyu Ilahi Dei Verbum menjadi semacam kompas yang mengarahkan bagaimana umat Katolik seharusnya memperlakukan K…
Dewasa ini, pariwisata telah menjadi bagian yang integral dari kehidupan manusia, baik secara internasional, nasional, regional, maupun lokal. Gaya hidup baru ini, secara langsung atau tidak langsung, melibatkan banyak orang dan semua lapisan masyarakat, bukan hanya kelas menengah atau orang kaya. Di tengah fenomena ini, Gereja Keuskupan Ruteng tidak ingin hanya menjadi penonton, tetapi terliba…
Menjadi pengurus lingkungan yang baik dan bertanggungjawab tentu mengandaikan bahwa pengurus lingkungan tahu persis apa yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Buku ini menjawab permasalahan yang dialami lingkungan dan para pengurusnya dalam mengupayakan terwujudnya lingkungan yang hidup dan berkembang sebagai pusat pastoral.
Menjadi katekis berarti menjadi pewarta mewartakan Kabar Gembira, bukan mewartakan diri sendiri. Oleh karena ini, seperti halnya hierarki, mereka juga harus mengembangkan pelayanan yang murah hati, tidak mencoba membangun “kerajaanâ€-nya sendiri, serta tidak tinggal dalam status quo. Meskipun tidak mengucapkan janji atau kaul, tapi tiga nasihat Injil untuk hidup miskin, taat, dan mur…
This work deals with the basic questions that are tackled by liberation theology - oppression, violence, domination and marginalization. It then goes on to show how the Christian faith can be used as an agent in promoting social and individual liberation, and how faith and politics relate.
Prediksi para ilmuwan Barat yang menyatakan bahwa agama formal (organized religion) akan lenyap, atau setidaknya akan menjadi urusan pribadi, ketika iptek dan filsafat semakin berkembang, ternyata tidak terbukti. Sebaliknya, dewasa ini sedang terjadi proses artikulasi peran agama (formal) dalam berbagai jalur sosial, politik, budaya, ekonomi, bahkan dalam teknologi. Tapi sungguh membingungka…