Buku ini menyajikan ulasan mengenai hakikat Gereja Perdana, baik mengenai imannya maupun susunannya yang lambat laun mengalami perkembangan. Gereja perdana sebagai akar dari Gereja sekarang kiranya senantiasa pantas mendapat perhatian kita yang berusaha memahami hakikat Gereja yang benar sebagaimana dikehendaki Kristus sendiri.
"The holy man of our time, it seems, is not a figure like Gotama or Jesus or Mohammed, a man who could found a world religion, but a figure like Gandhi, a man who passes over by sympathetic understanding from his own religion to other religions and comes back again with new insight to his own. Passing over and coming back, it seems, is the spiritual adventure of our time. It is the adventure I …
Only if, with regard to the diversity of religions, there are questions about truth and falsehood do we have a problem about the pluralism of religions and the unity of truth. That problem is not concerned with preserving religious liberty, freedom of worship, and the toleration, in a particular society or in the world, of a diversity of religious institutions, communities, practices, and beli…
Agak langka seorang wanita memberikan pandangan-pandangan teologisnya. Tapi dalam buku ini wawasan-wasasan teologis tentang pribadi dan perutusan Yesus Kristus dikemas secara populer dengan bahasa sederhana oleh seorang wanita.
Pada 1765, sebelas tahun menjelang Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat (AS), Thomas Jefferson membeli al-Quran. Rupanya, ini menandai awal dari minatnya yang panjang terhadap Islam. Setelah itu, ia terus mencari sejumlah buku tentang bahasa, sejarah, dan perkembangan Timur Tengah. Jefferson lalu memahami Islam secara intensif meskipunhal itu dinilai menghina keimanannya, sebuah sentimenumum y…
Pembelaan' itulah kata kunci dalam kumpulan esai-esai tulisan Abdurrahman Wahid kali inil Bisa dikatakan, esai-esai ini berangkat dari perspektif korban, dalam hampir semua kasus yang dibahas, Wahid tidak pandang bulu, tidak membedakan agama, keyakinan, etnis, wrna kullit, posisi sosial apapun untuk melakukannya. Bakan, Wahid tidak ragu untuk mengorbankan image sendiri-sesuatu yang seringkali m…