Kitab Amsal adalah wakil utama kesusastraan kebijaksanaan. Amsal 1-9 disebut prolog atau pembimbing ke Kitab Amsal yang mengantar pembaca untuk mencintai hikmat dan menunjukkan sikap serta persyaratan-persyaratan untuk memperolehnya. Buku tafsir Amsal 1-9 ini menyadarkan kita akan kepertamaan cinta dalam mengejar hikmat. Untuk memperoleh hikmat sejati orang harus memiliki cinta tak terbagi.
Masalah abadi seperti derita, makna kehidupan, cinta antara pria dan wanita, hidup di akhirat, sikap terhadap atasan dan bawahan, persahabatan, kemalasan dan ketekunan, telah dipelajari dan diamati, digumuli dan dihayati selama berabad-abad dengan kacamata iman oleh bangsa Israel. Intisari pengalaman tentang hal itu ditulis dalam sederetan kitab yang kemudian dikenal sebagai sastra kebijaksanaa…