Beberapa tokoh antara lain Dewi Fortuna Anwar, Y.B. Mangunwijaya, Nurcholish Madjid, Sri Mulyani Indrawati, Ichlasul Amal, Marie Muhammad, melakukan diskusi seputar bidang ekonomi, budaya, politik, dan hukum. Hasil diskusi ini diharapkan dapat menjadi masukan yang berguna bagi pemerintah dan masyarakat yang proaktif terhadap perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam buku ini, enam intelektual dari beberapa negara memaparkan perjalanan mereka menuju, dan pulang dari, Komunisme. Mula-mula mereka melihat Komunisme dari kejauhan -persis seperti leluhur mereka 130 tahun sebelumnya melihat Revolusi Prancis- sebagai sebuah visi Kerajaan Tuhan di bumi. Mereka mencurahkan bakat mereka untuk bekerja dengan rendah hati demi terwujudnya visi itu. Gairah mereka t…
Pers era Orde Baru lebih dikenal sebagai bagian dari ideological state apparantus, yang sangat berhati-hati, santun di hadapan penguasa, dan tekun menjalankan swasensor. Namun menjelang "Revolusi Mei 1998" produk industri pers tiba-tiba berubah dramatis: penuh informasi yang "menyala", lugas, dan sarat dengan analisis serta dekripsi yang mampu mengikis legitimasi rezim represif Orde Baru. Bu…
“Kecil-kecil cabe rawit”, sebuah pepatah yang mungkin tidak terlalu berlebihan jika disematkan kepada buku ini. Bentuk fisik buku yang kecil dan tidak begitu tebal sungguh sangat berbanding terbalik dengan isi buku yang sangat mencerminkan kapasitas Heru Nugroho sebagai penulis dengan wawasan luas dan wacana yang kaya. Jika melihat judul, mungkin pembaca akan mengira bahwa buku ini berisi m…