"Realisme sosialis itu sendiri bukan hanya penamaan satu metode di bidang sastra, tapi lebih tepat dikatakan satu hubungan filsafat, metode penggarapan dengan apresiasi estetiknya sendiri. Penamaan satu politik estetik di bidang sastra yang sekaligus juga mencakup kesadaran adanya front, adanya perjuangan, adanya kawan-kawan sebarisan dan lawan-lawan di seberang garis, adanya militansi, adanya …
Buku Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer merupakan catatan Pramoedya Ananta Toer tentang derita gadis-gadis Indonesia yang menjadi korban kekejaman tentara Jepang pada masa Perang Dunia Kedua di Pulau Buru serta kelanjutan nasib para Jugun Ianfu yang ditinggalkan begitu saja setelah Jepang menyerah pada tahun 1945. Tahun 1943, Pemerintahan Pendudukan Balatentara Dai Nippon di Jawa mengelu…
Buku ini merupakan salah satu buku terbitan Kompas yang berisi tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi sepanjang milenium II, namun dampaknya masih dirasakan sampai saat ini. Seluruh tulisan dalam buku ini merupakan pengalihan dari apa yang tersaji dalam suplemen Kompas edisi 1 Januari 2000. Beberapa tulisan yang terpaksa disingkat dalam versi koran karena alasan-alasan teknis dikembalikan …
Di jalanan ini, anak-anak miskin berjaja diri, kami bukan Semar mendem, bagi kami Semar mendem hanyalah jajan. Dulu Semar mendem ini kami buat sendiri, sekarang dari orang kaya jajan ini harus kami beli, kami hanyalah penjaja jajan Semar mendem, orang-orang kaya itulah Samar mendemnya. Selama ini Semar adalah hamba yang merunduk tunduk bersujud, namun sebenarnya in adalah manusia yang menahan k…
Pengetahuan dan praktek Pengkajian Sastra sangat diperlukan dalam memahami dan mengkaji karya sastra. Dalam mengkaji sastra diperlukan pengetahuan dan praktik yang cukup untuk mengkajinya. Dalam buku ini disajikan praktik pengkajian sastra secara praktis yang akan memudahkan para siswa, mahasiswa, guru, dosen, peminat sastra, dan pengkaji sastra, tak terkecuali pengkritik sastra. Buku Pengkajia…
Gaji? Cukup, cukup besar. Karier? Mulus melesat. Bisnis? Sebentar lagi soft launching. Karya? Sudah banyak yang suka. Jodoh? Aih! Sedikit lagi. Mantap betul nasib Arko, Gala, Juwisa, Sania, Ogi dan Randi. Para alumni Kampus UDEL yang amburadul ini, ternyata berhasil melawan tikus-tikus kehidupan. Namun, tikus-tikus tersebut nyatanya tidak sepenuhnya hilang. Mereka malah membesar, menyelinap dal…