“Minimal sekarang, 50 tahun kemudian. Kita seharusnya berani berhenti berbohong. Berani mengakui bahwa selama 50 tahun kita dibohongi. Dari kita betul-betul dituntut kebesaran hati untuk mengakui bahwa reaksi pasca-G30S sama sekali ke luar rel. itu tuntutan keadilan paling dasar. Kalau akhirnya kita berani mengakui kengerian palanggaran hak-hak asasi mereka yang dicap “terlibat” sesudah G…
Judul buku ini diambil dari kutipan 2 Tes 3:1 dalam bahasa Latin … ut verbum Dei currat – supaya sabda Allah berjalan terus secara mulia. Penyebaran dan kemuliaan sabda Allah telah mendorong para misionaris perdana untuk meninggalkan budaya, bangsa dan sanak keluarganya dan tang ke wilayah misi baru. Sudah sejak awal para misionaris SVD bersaksi tentang keterbukaan ddan persaudaraan lintas…
Buku ini coba menunjukkan bahwa demokrasi sering terjebak dalam paradox berikut: usaha untuk membangun demokrasi partisipastoris sering hanya mendorong keterlibatan kelompok-kelompok elit dan meminggirkan orang-orang miskin, kaum perempuan, kelompok minoritas dan kaum marginal lainnya. Salah satu alasannya, adanya perbedaan titik start epistemis: sekelompok orang tahu memanfaatkan struktur demo…
Buku ini menghadirkan sebuah narasi baru, bagaimana kita melihat pancasila dalam perpektif yang berbeda. Sebuah narasi filosofis yang ditampilkan oleh para penulis dalam melihat pancasila dalam konteks kearifan lokal. Buku ini menunjukkan kepada kita, bagaimana filosofi pancasila telah ada dalam masyarakat nusantara sebelum ada yang bernama Indonesia. Butir-butir Filsafat Keindonesiaan tersebut…
Demokrasi dan kesejahteraan seharusnya menjadi keniscayaan yang tidak perlu diperdebatkan lagi. Tetapi, ada jalan panjang dan berliku yang harus ditempuh untuk menghubungkan keduanya. Pengelolaan kesejahteraan adalah proses politik yang ditentukan oleh konstruksi relasi kekuasaan. Karena itu, demokratisasi seyogianya juga peka terhadap struktur dan praktik kekuasaan yang selama ini menentukan d…
Di tengah sebuah era di mana pemahaman tentang politik sedang dikaburkan dan dideterminasi oleh praktik politik yang diwarnai tipu muslihat, perebutan kekuasaan dan korupsi, sebuah refleksi mendasar tentang konsep politik menjadi penting. Refleksi filosofis mengembalikan kesadaran kita kepada pemahaman politik yang sesungguhnya. Seperti actus refleksi filosofis pada umumnya, kegiatan refleksi f…