"Dalam buku ini, George J. Aditjondro kembali membongkar jejaring kolusi, korupsi, dan nepotisme yang melibatkan pembantu, kerabat, dan orang dekat Presiden. Menurut saya buku ini justru harus dibaca oleh Presiden agar dapat melihat dari sudut lain bagaimana kekuasaan yang ada padanya bisa dengan mudah jatuh ke dalam kubangan korupsi."
Si Deus, unde malum? Jika ada Tuhan, dari mana datangnya kejahatan? Kalau Ia sungguh-sungguh ada, mahakuasa, mahabaik, dan mahatahu, mengapa Ia tidak campur tangan untuk mencegah berbagai pengalaman hidup yang buruk dan mengerikan itu? Mengapa justru Tuhan tampak seperti tak berdaya di hadapan pelbagai penderitaan dan malapetaka yang dialami manusia secara nyata, setiap waktu? Masih layakkah ma…
Buku ini memperkenalkan Pentateukh (5 Kitab Pertama dalam Alkitab), agar semakin banyak umat yang tidak hanya membaca Injil tetapi juga Kitab-Kitab Perjanjian Lama, khususnya Pentateukh. Khusus buku ini membahas Kitab Kejadian.
Demokrasi tidaklah seperti yang diasumsikan oleh kaum naturalis, yang akan berkembang seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi. Bukan pula seperti yang diandaikan oleh kaum institusionalis yang hanya cukup dengan membangun lembaga demokrasi. Terbukti pertumbuhan ekonomi dan lahirnya kelas menengah malah kontra demokrasi, demikian juga adanya partai politik, pemilu reguler, serta DPR, tidak me…
Masalah perkawinan yang selama ini dikategorikan sebagai isu personal ternyata bukan semata-mata sebuah isu personal, tetapi juga sebagai isu sosial-politik. Ditingkat negara maupun dalam hubungan antar negara. Sebagaimana yang dianalisis buku ini, perkawinan antara perempuan indonesia dan laki-laki Taiwan ternyata hadir sebagai sebuah konsekuensi logis dari sistem dunia yang diwarnai oleh bau …
Cora Vreede-de Stuers telah mempelajari pergerakan perempuan Indonesia dengan cara yang berbeda, ia merefleksikan hubungannya dengan berbagai pergerakan perempuan, ideologi politik sezaman, dan masalah-masalah penting untuk memahami Indonesia.