Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengenal orang Wolomotong, (2) mengenal bentuk dan pelaksanaan ritus sekitar kematian orang Wolomotong, (3) memahami arti dan makna di balik ritus-ritus kematian yang dihayati oleh orang Wolomotong dan (4) mengenal ajaran Gereja Katolik mengenai kematian dan hidup sesudah kematian. (5) menemukan relasi antara makna ritus kematian orang Wolomotong dengan ajaran…
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kepercayaan-kepercayaan, kebiasaan-kebiasaan, tabu-tabu, sarana-sarana dan tahapan-tahapan yang berhubungan dengan praktik ritus Tunu Foho di wilayah Mahein , (2) Menemukan makna di balik kepercayaan, kebiasaan, tabu, sarana dan proses yang berhubungan dengan praktik ritus Tunu Foho, (3) mendeskripsikan makna di balik ritus Tunu Foho sebagai ke…
Tulisan ini dilatarbelakangi adanya inspirasi terhadap ritus budaya, khususnya ritus pemba watu (pangku batu) di kampung Wolowiro, suku Deko Ria. Inspirasi itu bermula dari penulis sendiri yang mengikuti ritus tersebut di tahun 2015/2016 bersama salah seorang saudara dalam Karmel yang berasal dari kampung Wolowiro. Maka ketika hendak menuliskan tesis untuk memenuhi sebagian dari syarat-syarat g…
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menjelaskan situasi masyarakat suku Akoit di Fatumtasa dan praktik penerimaan anggota baru dalam ritus-ritus seputar kelahiran. (2) Melukiskan dan mengkorelasikan penerimaan anggota baru dalam ritus seputar kelahiran dengan sakramen pembaptisan anak-anak dalam ajaran Gereja Katolik. (3) Mengkorelasikan unsur-unsur dalam ritus seputar kelahi…
Ritus loka lanu merupakan bagian utama dari kebudayaan yang merupakan norma masyarakat petani Ngadha dalam kehidupan keseharian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ritus-ritus yang dibuat dalam loka lanu pada masyarakat Desa Beiwali dan menunjukkan relevansinya bagi partisipasi kaum muda di desa Beiwali dalam Ekaristi. Fokus penelitian ini ialah relevansi perjamuan dan pengorbanan d…
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ritus ga kwaru nuja dalam masyarakat Udak Melomata dan memaparkan relevansi ritus ga kwaru nuja bagi kehidupan masyarakat Udak Melomata. Metode yang dipakai dalam penelitian ini ialah metode kepustakaan dan penelitian lapangan. Objek yang diteliti ialah ritus ga kwaru nuja dalam masyarakat Udak Melomata. Wujud data dalam penelitian ini berupa tinda…
Penelitian ini bertujuan (1) untuk memperkenalkan Ritus Sesek Topok (2) Menganalisis Makna Teologi Ritus Sese Topok (3) Menyelisik Makna Teoligis dalam Ritus Sese Topok di Wilayah Manggarai Timur. Dalam penelitian ini, sumber data yang digunakan adalah penelitian kwalitatif yang memanfaatkan metode wawancara. Penulis mengumpulkan data dengan mengajukan pertanyaan langsung kepada beberapa orang …
Manusia hidup dalam suatu kelompok yang disebut kelompok masyarakat. Mereka adalah sekumpulan orang yang saling berinteraksi dan melahirkan beragam kebudayaan. Tidak hanya itu, kebudayaan tersebut juga mereka hidupi dalam keseharian hidup mereka. Nilai-nilai luhur dari kebudayaan diyakini dapat mengarahkan kelompok tersebut pada kehidupan bermasyarakat yang lebih baik. Bertolak dari manfaat keb…
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memahami arti Ritus Pota Mei pada pada Masyarakat Lewobele dalam relasi dengan makna Korban Kristus seturut ajaran Surat kepada Orang Ibrani dan (2) menyajikan kegiatan atau karya pastoral yang mampu membuka pemahaman masyarakat akan korban Kristus sebagai Korban yang lebih berdaya guna. Metode penelitian yang dipakai penulis untuk menyelesaikan karya ini adal…
Dialog antaragama menjadi salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan bangsa Indonesia. Dalam masyarakat NTT, dialog antaragama dapat dicapai dengan berbagai macam pendekatan. Salah satu pendekatan yang relevan dengan masyarakat NTT adalah pendekatan kebudayaan. Pelaksanaan Ritus Po'o adalah momen perjumpaan antarumat Kristen Katolik dan Islam. Dalam pelaksanaan ritus Po'o baik umat Kristen Kato…