Tinjauan liturgis, teologis, dan pastoral atas sakramen yang dibahas lengkap, konprehensif, dengan bahasa sederhana. Tanpa meninggalkan tradisi Gereja, disajikan teologi sakramen Gereja menurut konteks dan budaya Indonesia. Layak dijadikan acuan studi, pendalaman iman, atau bahan refleksi.;
Buku ini merupakan cerita bagaimana gereja menghadapi pandemi 19.
Gerakan dan usaha inkulturasi di Indonesia relatif sudah cukup maju, namun belum digulirkan secara komprehensif, kolaboratif, sistematis, apalagi bercorak inter- atau bahkan multi-disipliner. Bahan bacaan atau referensi pendukungnya pun masih kurang. Padahal Sidang Konsili Vatikan II yang membuka kemungkinan untuk mengembangkan teologi inkulturasi sudah berakhir lebih dari 50 tahun yang lalu¬.…