Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut: pertama, menjelaskan praktik ritus Tapouen Anah, kedua, menjelaskan makna ritus Tapouen Anah dalam perbandingan teologi sakramen pembaptisan. Ketiga, menjelaskan titik temu antara ritus Tapouen Anah dan teologi sakramen pembaptisan serta implikasi bagi karya pastoral Gereja Katolik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kual…
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendalami realitas OMK (orang muda Katolik) paroki St. Eduardus Nangapanda dalam konteks era digital. (2) memahami inti pemikiran dokumen Christus Vivit tentang kaum muda terutama dalam kaitan dengan realitas era digital. (3) menjelaskan fenomena OMK (orang muda katolik) paroki St. Eduardus Nangapanda di era digital dalam terang dokumen Christus Vivit. (4) me…
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menemukan dan menjelaskan alasan ketidakterlibatan dan minimnya partisipasi umat stasi Santa Maria Immaculata Nobo dalam perayaan Ekaristi hari Minggu. (2) mendeskripsikan dan menjelaskan pandangan Gereja mengenai makna Ekaristi dan makna hari Minggu. Metode yang digunakan dalam penulisan tesis ini adalah metode analisa kepustakaan dan penelitian lapangan. Obj…
Secara pribadi, saya bertemu Uskup Turang yang masih muda di Seoul, tahun 1997, ketika ia hadir di sana untuk pertemuaan penting Federasi Konferensi Waligereja Asia (FABC). Walaupun saat itu saya adalah imam muda dan sekretaris di Nunsiatura Apostolik di sana, ia, yang waktu itu Uskup Agung Koadjutor muda, mendapati waktu untuk berbicara dengan saya dalam bahasa Italia yang sempurna untuk menje…
Buku ini adalah sebuah usaha merefleksikan keberadaan Gereja di tengah pandemi dan pasca-pandemi Covid-19. Pasalnya, tidak satu pun dari kita termasuk Gereja sebagai komunitas umat beriman yang luput dari dampak pandemi ini. Saat bersamaan, fakta aktivitas digital juga menjadi hal yang tak dapat disangkal ada dalam kehidupan kita dan bisa dikatakan sebagai dampak langsung dari pandemi ini. Di h…